Program Konversi Skor Menjadi Nilai Dan Kelulusan

Untitled.jpg UU

Bagi teman-teman yang ingin memiliki Program Konversi Skor menjadi Nilai dan Kelulusan , kalian bisa Download disini:

Download Konversi Skor

selamat mencoba..:D

Advertisements

Program Pengurangan Dua Bilangan

program

Bagi teman-teman yang ingin memiliki Program Pengurangan Dua Bilangan, kalian bisa Download disini:

Download  Pengurangan Dua Bilangan

selamat mencoba..:D

Program Penggunaan Tipe Data Bilangan

Untitled.jpg GG

Bagi teman-teman yang ingin memiliki program DAFTAR GAJI KARYAWAN, kalian bisa Download disini:

Download DAFTAR GAJI KARYAWAN

selamat mencoba…:D

Program Menghitung Luas Segitiga

Untitled.jpgSG

Bagi teman-teman yang ingin memiliki program Menghitung Luas Segitiga, kalian bisa Download disini:

Luas Segitiga Download

selamat mencoba...:D

Mutasi Gen

Mutasi adalah peristiwa perubahan sifat gen (susunan kimia gen) atau kromosom sehingga menyebabkan perubahan sifat yang baka (diturunkan) tetapi bukan sebagai akibat persilangan atau perkawinan. Mutasi dapat terlihat dalam jumlah kecil maupun besar. Mutasi kecil hanya menimbulkan perubahan yang sedikit dan kadang kala tidak membawa perubahan fenotif yang jelas, jadi hanya semacam variasi. Mutasi besar menimbulkan perubahan besar pada fenotif, yang biasanya dianggap abnormal atau cacat. Mutasi terjadi karena perubahan lingkungan yang luar biasa. Hal ini dapat diakibatkan oleh adanya sifat yang tidak tetap dan selalu dipengaruhi oleh berbagai macam faktor baik  alamiah maupun buatan. Agar suatu species tidak mengalami kepunahan diperlukan usaha untuk menyesuaikan diri terhadap timbulnya suatu perubahan. Kejadian mutasi sangat jarang terlihat, hal ini disebabkan   :

– mutasi yang terjadi pada suatu gen tidak dapat menunjukan penampakannya, karena jumlah gen yang terdapat dalam satu individu banyak sekali

– gen yang bermutasi bersifat letal, sehingga gejala mutasi tidak dapat diamati sebab individu segera mati sebelum dewasa

– gen yang bermutasi umumnya bersifat resesif, sehingga selama dalam keadaan hetreozigot tidak akan terlihat.

-Baca Selanjutnya>

Sistem Indra Pada Hewan

Indera adalah kumpulan reseptor yang khas untuk menyadari suatu bentuk perubahan lingkungan. Agar dapat terjadi suatu penginderaan harus dipenuhi empat syarat mutlak yaitu:
1. Adanya stimulus atau perubahan lingkungan yang mampu unuk membangkitkan respon sistem saraf.
2. Reseptor atau organ indra harus dapat menerima stimulus dan mengubahnya menjadi impuls saraf .
3. Impuls saraf harus dihantarkan sepanjang lintasan saraf dari reseptor atau organ indra ke otak.
4. Pusat indra yang bersangkutan di otak harus menterjemahkan impuls saraf yang diterimanya menjadi sebuah kesan.
Setiap indra menerima stimulus khusus untuk penginderaan yang sesuai. Impuls sensoris yang berakhir pada pusat-pusat indera di otak, akan menimbulkan penginderaan yang disadari.
Jika impuls dari organ indera dihantarkan ke medula spinalis maka akan terjadi juga aktivitas motoris tetapi penginderaan yang dihasilkan bersifat tidak disadari.

-Baca Selanjutnya>

Hukum Archimedes

Hukum Archimedes menyatakan sebagai berikut, Sebuah benda yang tercelup sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkannya.
Sebuah benda yang tenggelam seluruhnya atau sebagian dalam suatu fluida akan mendapatkan gaya angkat ke atas yang sama besar dengan berat fluida fluida yang dipindahkan. Besarnya gaya ke atas menurut Hukum Archimedes ditulis dalam persamaan :
     Fa = ρ v g
Keterangan :
Fa = gaya ke atas (N)
V = volume benda yang tercelup (m3)
ρ = massa jenis zat cair (kg/m3)
g = percepatan gravitasi (N/kg)

Previous Older Entries